Para ulama sering mengibaratkan menghafal di waktu kecil seperti "mengukir di atas batu" — melekat kuat dan bertahan lama. Ternyata, hal ini juga sejalan dengan ilmu perkembangan anak.
Masa Emas Perkembangan Otak
Usia dini dikenal sebagai golden age, masa ketika otak anak berkembang sangat pesat dan mudah menyerap informasi baru, termasuk bunyi dan lafal. Karena itu, anak-anak umumnya lebih cepat menirukan dan mengingat bacaan Al-Qur'an dibanding orang dewasa.
Membentuk Kebiasaan dan Kecintaan
Anak yang terbiasa berinteraksi dengan Al-Qur'an sejak kecil — mendengar, membaca, dan menghafalnya — akan tumbuh dengan kedekatan alami kepada kitabullah. Kebiasaan muraja'ah (mengulang hafalan) juga melatih kedisiplinan dan daya ingat yang bermanfaat untuk pelajaran lain.
Tips Memulai Hafalan di Rumah
- Mulai dari surah pendek di Juz 30 seperti Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas.
- Perdengarkan murattal secara rutin, misalnya menjelang tidur atau saat perjalanan.
- Ulangi sedikit demi sedikit — dua atau tiga ayat sehari lebih baik daripada satu surah sekaligus.
- Berikan apresiasi atas setiap pencapaian ananda, sekecil apa pun.
- Jaga bacaan tetap benar dengan bimbingan guru yang memahami tajwid.
Dibimbing Secara Terstruktur
Di Program Tahfizh Bimbel As-Salam, ananda dibimbing menghafal secara bertahap dengan metode talaqqi dan muraja'ah, menggunakan Mushaf Juz 30 berukuran besar yang ramah anak. Perkembangan hafalan dilaporkan rutin kepada orang tua.
Semoga Allah mudahkan putra-putri kita menjadi generasi Qur'ani. Aamiin.